A. UNSUR

Unsur adalah Suatu zat tunggal yang secara kimia tidak dapat diuraikan lagi menjadi zat lain yang lebih sederhana.
Jumlah unsur yang telah dikenal sampai saat ini : 117 unsur yang terdiri dari 92 unsur yang ditemukan di alam dan 25 unsur buatan

Berdasarkan sifatnya, unsur dibagi menjadi 2 yaitu :

  1. unsur logam : ciri – cirinya –> mengkilap, dapat direntang menjadi kawat atau ditempa menjadi lempengan, bersifat konduktor, pada suhu kamar berwujud padat, kecuali raksa, sesium, fransium, galium yang berwujud cair. Contoh unsur logam : litium, magnesium, besi, tembaga, emas, perak, tembaga, besi
  2. Unsur Non Logam : Ciri – cirinya –> pada suhu kamar berwujud padat atau cair, umumnya berwujud gas, bersifat isolator kecuali seperti karbon bersifat konduktor, umumnya tidak mengkilap, tidak dapat ditempa. Contoh unsur non logam : belerang, oksigen, nitrogen, fosforus, karbon

B. Lambang Unsur

Untuk membedakan antara unsur yang satu dengan unsur lainnya, setiap unsur diberi nama sendiri – sendiri yang berbeda. setiap unsur ada nama dan lambang unsur yang diciptakan oleh Jons Jacob Berzelius.

Contoh :

  1. perak –> argentum –> lambang Ag
  2. Emas –> Aurum –> lambang Au
  3. Tembaga –> Cuprum –> lambang Cu
  4. Klorin –> chlorium –> lambang Cl

C. Senyawa

Senyawa adalah zat tunggal yang secara kimia dapat diuraikan lagi menjadi zat – zat yang lebih sederhana.

Ciri – ciri Senyawa :

  1. Merupakan zat tunggal
  2. terbentuk dari dua unsur atau lebih yang berbeda jensi dengan perbandingan tertentu dan tetap
  3. sifat senyawa berbeda dengan sifat – sifat unsur penyusunnya
  4. senyawa dapat diuraikan menjadi unsur – unsurnya dengan cara kimia

Contoh : Senyawa Air –> terbentuk dari unsur hidrogen dan oksigen (keduanya berbentuk gas) akan tetapi sifat gabungan berbeda menjadi zat cair.

D. CAMPURAN

Campuran adalah gabungan dua zat atau lebih dengan perbandingan yang tidak tentu dan tidak tetap, sifat – sifat zat asal masih tetap tampak dan dapat dipisahkan secara fisis. Contoh : udara, tanah, air sungai

Campuran dapat dibedakan menjadi dua, yaitu :

a. Campuran homogen : terlarut sempurna –> air garam, air gula, sirop

b. Campuran heterogen : tidak terlarut sempurna –> air + pasir

Pemisahan Campuran :

  • Penyaringan (filtrasi)
  • Penyulingan (destilasi)
  • kromatografi : pemisahan yang didasarkan pada perbedaan daya serap dari penyerap terhadap zat – zat yang akan dipisahkan
  • kristalisasi

E. Partikel – partikel Materi :

  1. ATOM –> partikel terkecil yang menysun suatu unsur
  2. MOLEKUL –> gabungan dari dua atau lebih atom.
  • Molekul Unsur : gabungan dua atom atau lebih dari unsur yang sama
  • Molekul Senyawa : gabungan dua atom atua lebih dari unsur yang berbeda

F. Rumus Kimia

Rumus kimia menggambarkan jumlah dan jenis atom yang menyusun suatu molekul, baik molekul unsur maupun molekul senyawa. Rumus kimia dituliskan dengan menggunakan lambang unsur dan bilangan yang menyatakan jumlah atom masing – masing unsur yang membentuk molekul. Bilangan ini disebut angka indeks.

Contoh :

  • Molekul hidrogen tersusun dari 2 atom unsur hidrogen, maka rumus kimianya H2. Huruf H merupakan lambang unsur hidrogen, sedangkan angka 2 merupakan angka indeks
  • Molekul Air tersusun dari 2 atom unsur hidrogen dan 1 atom unsur oksigen, maka rumus kimianya H2O

Catatan : angka indeks 1 tidak perlu dituliskan

Cara menghitung jumlah atom dalam rumus kimia :

  1. Jumlah atom dalam 5 molekul unsur belerang S8 adalah S = 5 x 8 = 40 atom
  2. Jumlah atom masing – masing unsur dalam 3 molekul senyawa metana CH4 adalah :

CH4 : atom karbon, C = 3 x 1 = 3 atom

atom hodrogen, H = 3 x 4 = 12 atom

Latihan :

  1. Tuliskan rumus molekul senyawa amonia yang terdiri dari 1 atom unsur nitrogen dan 3 atom unsur hidrogen!
  2. TUliskan jumlah atom masing – masing unsur yang terdapat pada molekul senyawa di bawah ini :
  • 3 molekul SO2
  • 2 molekul CHCl3
  • 4 molekul C12H22O11

G. Tata Nama Senyawa :

Tata cara penamaan senyawa dibagi menjadi dua, yaitu :

  1. senyawa non logam – non logam –> diberi akhiran -ida
  2. senyawa logam – non logam –> selalu ditulis pertama unsur logam baru non logam dan diberi akhiran – ida

Contoh :

HCl –> hidrogen klorida

HF –> hidrogen fluorida

1 = mono

2 = di

3 = tri

4 = tetra

5 = penta

6 = heksa

7 = hepta

8 = okta

9 = nona

10 = deka

N2O2 = dinitrogen dioksida

N2O4 = dinitrogen tetraoksida

PCl5 = fosforus pentaklorida

Latihan :

  1. Tuliskan nama senyawa – senyawa berikut :
  • Cl2O5
  • SiCl4
  • SCl6
  • ClF3

2. Tuliskan rumus senyawa berikut :

  • Karbon tetraklorida
  • karbon disulfida
  • diklorin heptaoksida
  • difosforus trioksida
About these ads